Nabi–Nabi Dalam Alkitab

Dalam A&P 1:38 dinyatakan bahwa ketika seorang nabi berbicara bagi Allah, itu seolah-olah Allah sendiri yang berbicara.

Nabi adalah orang yang dipanggil oleh Allah untuk menjadi wakilnya di bumi. Menyampaikan pesan dari Tuhan baik secara lisan maupun tulisan.

Nabi merupakan orang yang bersaksi atas keilahian Kristus, menerima wahyu dan kebenaran dari Tuhan demi kepentingan seluruh umat manusia serta menafsirkan firman Tuhan dan mengajarkan ajaran Injil Kristus kepada umat manusia.

Nabi menerima pesan langsung dari Allah dan diberi anugerah berupa penglihatan untuk peristiwa di masa depan dan lampau, untuk memberi peringatan kepada manusia.

Nabi-Nabi Dalam Kitab Suci Perjanjian Lama

1. Abraham

Abraham sendiri memiliki arti bapak banyak bangsa. Diceritakan dalam Alkitab Abraham dipanggil Allah dan bersaksi atas Allah, dia dianugerahi keturunan yang tak terhingga.

Abraham merupakan tokoh besar dalam Alkitab. Abraham adalah bapak bagi setiap orang yang beriman (Roma 4:11). Abraham adalah utusan Allah yang secara langsung disebutkan dalam Alkitab.

2. Musa

Salah satu dari nabi-nabi dalam Alkitab yang terkenal adalah Musa. Musa lahir di Mesir.

Kitab Bilangan 12:6-8 menyatakan bahwa Tuhan secara khusus menyampaikan wahyu pada Musa dengan cara muka bertemu muka secara langsung, sedangkan jika dengan nabi yang lain hanya melalui penglihatan dan mimpi.

3. Samuel

Samuel merupakan nabi sekaligus hakim Israel yang terakhir.

4. Natan

Diangkatnya Natan sebagai nabi lantaran perannya yang sangat penting dalam sejarah pengangkatan Raja Salomo (raja Israel setelah Raja Daud).

5. Elia

Elia adalah salah satu nabi dari Israel pada masa Raja Ahab.

Salah satu nubuatnya yang terkenal adalah bahwa bangsa Israel akan tertimpa kelaparan parah dan hujan tidak akan turun selama tiga setengah tahun akibat dosa Raja Ahab yang jahat dan dosa bangsa Israel kepada Tuhan (1 Raja-raja 17:1; Yakobus 5:17-18).

Tuhan mengangkatnya ke sorga tanpa melalui proses kematian (2 Raja-raja 2:11). Elia adalah nabi yang melakukan banyak mukjizat, salah satunya mampu menghidupkan orang yang sudah mati.

6. Elisa

Elisa merupakan murid dari nabi Elia. Elisa juga melakukan mukjizat mampu menghidupkan orang yang sudah mati (2 Raja-raja 4:32-35) dan mampu menyembuhkan penyakit kusta (2 Raja-raja 5:1-19).

7. Yesaya

Yesaya hidup pada masa pemerintahan raja-raja Yehuda atau Israel Selatan, ia melayani pada masa Raja Ahas dan Raja Hizkia.

Kitab yang ditulis nabi Yesaya adalah kitab terpanjang yang berisi 66 pasal dengan cakupan nubuatnya yang luas, meliputi Mesias, akhir zaman, serta langit dan bumi.

8. Yeremia

Yeremia terlahir dari keluarga imam pada masa raja-raja Yehuda, di antaranya pada masa Raja Yosia, Yoahas, Yoyakim, dan Zedekia (Yeremia 1:1-5).

Hidupnya menderita, ia disiksa, difitnah, dipenjara, mendapat ancaman pembunuhan, dan dibenci oleh bangsanya sendiri (Yeremia 9:1; 13:17).

Padahal Yeremia selalu meratapi dan menangisi bangsanya hingga ratapannya diabadikan dalam Kitab Ratapan.

Nubuatnya yang paling terkenal adalah tentang perjanjian baru, yaitu suatu perjanjian yang lebih baik antara Tuhan dan bangsa Israel ( Yeremia 31:31-34).

9. Yehezkiel

Yehezkiel adalah nabi yang melayani pada masa pembuangan di Babel. Nubuatnya ialah tentang hati yang baru dari Tuhan untuk umat-Nya ( Yehezkiel 11:19-20).

10. Daniel

Daniel adalah pemuda Yahudi yang berada di pembuangan Babel. Atas kuasa Tuhan, saat berada di Babel ia menjadi pejabat tinggi.

Ia dikaruniai hikmat sorgawi, penglihatan, dan mimpi. Oleh sebab itu ia diakui sebagai nabi.

11. Zakharia

Zakaria melayani pada masa bangsa Yehuda telah kembali dari pembuangan.

Cakupan nubuatnya luas, yaitu mengenai kedatangan Mesias, masalah pembangunan Bait Suci dan juga akhir zaman. Karena alasan inilah ia diakui sebagai nabi.

Pengelompokan Nabi Berdasarkan Penulisan Alkitab

1. Major Prophets (kelompok Nabi Besar), antara lain Yesaya, Yeremia, Daniel, dan Yehezkiel.

2. Minor Prophets (kelompok Nabi Kecil), meliputi Hosea, Amos, Yoel, Yunus, Obaja, Nahum, Mikha, Zefanya, Habakuk, Zakharia, Hagai, dan Malaekhi.

3. Nabi Perempuan, di antaranya Sara, Miriam, Debora, Hana (ibu nabi Samuel), Abigail (istri Raja Daud), Hulda, dan Ester.

Nabi-Nabi Dalam Kitab Suci Perjanjian Baru

1. Yohanes Pembaptis

Yohanes adalah nabi terakhir dari Perjanjian Lama. Kendati demikian kisahnya dituliskan dalam Perjanjian Baru. Hal ini dikatakan oleh Tuhan Yesus bahwa Perjanjian Baru dimulai dari Yohanes Pembaptis.

2. Agabus

Agabus adalah salah satu nabi yang datang dari Yerussalem ke Antiokhia.

Ia pernah bernubuat tentang kelaparan besar yang akan menimpa seluruh kekaisaran Romawi, dan hal ini benar terjadi pada masa Klaudius (Kisah Para Rasul 11:27-28).

3. Paulus

Paulus sebelumnya dikenal dengan nama Saulus. Paulus juga dikenal sebagai rasul.

Salah satu pelayanannya yang tercatat di Alkitab adalah ia menghukum buta Elimas (Kisah Para Rasul 13:9-11). Sebagai nabi Paulus juga dianugerahi penglihatan.

4. Barnabas

Barnabas adalah pemimpin gereja Antiokhia.

Selain sebagai nabi ia juga diakui sebagi rasul. Nama Barnabas sendiri memiliki arti “anak penghiburan.” Ia selalu menasihati orang-orang untuk setia dan percaya kepada Tuhan.

5. Simeon

Para pakar Alkitab banyak mengaitkan bahwa Simeon adalah Simon dari Kirene yang membantu memikul salib Yesus, namun kebenarannya belum terbukti secara pasti.

6. Lukius

Lukius adalah orang Yahudi. Diceritakan Lukius merupakan salah satu orang Kirene yang memberitakan kabar baik kepada orang-orang Yunani di Antiokhia.

7. Menahem

Nama Menahem sendiri memiliki arti “penghibur.” Sesuai namanya ia memberitakan firman Tuhan dan menghibur umat Tuhan.

8. Yudas Barsabas

Yudas menasihati dan menguatkan hati para jemaat di Antiokhia, oleh karenanya ia diakui sebagi nabi.

9. Silas

Silas adalah nabi seperjuangan dengan Yudas Barsabas. Mereka berdua menasihati dan menguatkan hati para jemaat di Antiokhia.

10. Yohanes Anak Zebedeus

Selain sebagai rasul, Yohanes anak Zebedus juga merupakan seorang nabi.

Hal ini disebutkan dalam Kitab Wahyu yang berisi penglihatan, nubuat, peringatan, dan penghiburannya.

Misi Nabi dan Bagaimana Umat Kristen Dapat Menjadi Nabi

Sesuai dengan definisi dan rincian nabi-nabi dalam Alkitab di atas, bahwa nabi adalah orang yang dipilih Tuhan untuk menyampaikan firman-Nya kepada umat manusia.

Jadi tugas seorang nabi adalah menjadi wakil Tuhan untuk menyampaikan kebenaran, entah secara lisan maupun tulisan, baik kebenaran lampau atau yang akan datang.

Selain harus memahami arti salib Kristus bagi umat Kristiani, setelah pembaptisan seorang Kristiani secara otomatis mengambil bagian dalam tiga misi Kristus, yakni sebagai nabi, raja, dan imam.

Sebagai nabi, umat Kristiani harus tetap mewartakan kebenaran Yesus Kristus dan mewariskan kebenaran ini secara turun-temurun. Tugas pewartaan ini antara lain dilakukan dengan cara penginjilan (evangelisasi) dan katekese.

Selain itu seorang Kristen juga memiliki tanggung jawab untuk mampu mendidik dalam iman, pertobatan hati, dan menyerukan permohonan untuk seluruh umat.